Kamis, 14 Juli 2016

Hidup...

Hidup tidak selalu 
berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Hidup berjalan dengan aturan
yang telah ditetapkan oleh
Sang Maha Pencipta

Hidup berjalan dengan segala tatanan
dan benang merah 
yang telah mempertemukan manusia satu dengan manusia lainnya

Hidup berjalan tidak selalu lurus
Ada kalanya harus melewati tikungan tajam
Dan jalan yang berliku,
Naik dan turun

Hidup bukan sesuatu yang abadi
Suatu hari nanti semua manusia
Akan pergi meninggalkan dunia ini
Tanpa tersisa suatu apapun

Hidup bukan suatu tempat untuk manusia
bersombong diri dengan apa yang sudah dimilikinya


Hidup bukan suatu tempat untuk manusia
merasa dirinya paling benar
sehingga merasa omongan orang lain selalu salah

Hidup bukan suatu tempat dimana
hanya ada A

Hidup adalah tentang bagaimana manusia
menentukan pilihan

Hidup adalah tentang bagaimana manusia
belajar untuk mendengar

Hidup adalah tentang bagaimana manusia
saling belajar untuk membantu satu sama lain
karena manusia diciptakan sebagai makhluk sosial
yang tidak dapat bertahan hidup sendirian

Sabtu, 14 Maret 2015

Aku terhina karena Aku Ambon

Ini bukan pertama kalinya di hidup gw, gw direndahkan, dihina dan dihujat hanya karena gw orang Ambon. Jujur, kebencian gw lama" meradang kepada orang" yang menyebut diri mereka keturunan "Keraton". Mohon maaf sebelumnya untuk para orang Keraton. Memang tidak semua orang keraton seperti itu. Akan tetapi, beberapa kali dalam hidup gw, itulah keraton yg gw kenal.

Gw sakit hati banget dengan semua perlakuan mereka ke gw hanya dikarenakan gw berasal dari Ambon. Negatif thinking, stigma, hinaan, cacian dilontarkan utk gw karena gw orang Ambon. Sebegitu tingginya kah mereka merasa diri mereka sehingga bisa dan boleh merendahkan suku gw?

Gw lelah dengan hinaan yg dilontarkan kepada gw. Apakah dosa jika gw adalah orang Ambon? Apakah gw harus menyalahkan Tuhan? Apakah karena keturunan "darah biru" lalu mereka merasa pantas merendahkan orang dari suku lain???? Apakah karena keturunan "darah biru" mereka pantas seenaknya menyakiti hati orang lain dan membuat orang lain tersiksa karena hinaan mereka????

Karena gw orang Ambon, sebelum mengenal gw, gw di judge habis"an.

"Orang Ambon hitam, kasar, suka black magic. Pendidikannya ga jelas. Keluarganya ga jelas. Apalagi dia mualaf, nanti bisa bawa ke ajaran sesat", dll. Semua hanya berdasarkan pada gw dari suku Ambon?!

Bukankah orang Keraton itu harusnya berpendidikan dan tutur katanya santun? Bukankah Keraton itu harusnya menghargai perbedaan? Menghargai orang lain?

Untuk apa shalat 5 waktu bahkan 7 waktu, tetapi isi pikirannya terhadap orang lain busuk?! Untuk apa rajin shalat jika terus menyakiti hati orang lain tanpa mempedulikan bagaimana tersiksanya hati orang tersebut karena hinaannya? Untuk apa membuat diri seakan sangat sempurna dengan cara menjatuhkan orang lain? Untuk apa membaca al-Quran tapi hatinya busuk dan hanya menilai orang berdasarkan sukunya?!

Gw selama ini cukup lelah menjadi orang yang terhina karena gw berasal dari Ambon. Gw mualaf!!! Gw harusnya dibimbing, bukan dihina! Gw punya penyakit mental tapi bukan berarti gw ga punya otak dan ga punya perasaan yg bisa seenaknya kalian injak"! Gw bukan manusia sempurna yg luput dari kesalahan.

Pendidikan gw ga selesai. Gw kuliah hanya sampai semester 7 jurusan IT karena masalah financial keluarga gw. Tapi bukan berarti gw bodoh! Gw memang pada akhirnya tidak menguasai IT, tapi bukan berarti gw ga bisa apa"!

Keluarga gw bukan keluarga sempurna yg luput dari masalah. Banyak konflik dalam keluarga gw. Banyak konflik sepanjang hidup gw dari dalam keluarga. Bahkan karena satu dan lain hal gw nyaris bunuh diri karena salah satu konflik yg terjadi di keluarga gw. Tapi, bukan berarti keturunan gw ga jelas!

Gw ga suka black magic sebagaimana stigma yg ditanamkan mengenai orang Ambon selama ini! Gw anti magic baik itu white magic ataupun black magic! Gw ga suka dengan semua itu! Karena stigma itu, gw dibilang melet anak orang!! Kalo gw bisa melet pun, gw ga akan melet anak orang biasa! Gw akan melet orang yg tajir 7 turunan dan ga akan bikin gw sengsara!

Gw ga akan mungkin kasar sama orang kalo gw ga dipancing untuk jadi kasar. Sekali lagi, gw emang punya mental illness tp bukan berarti gw gila! Marah tanpa alasan dan sebagainya. Dan gw rasa itu semua bukan dikarenakan gw orang Ambon! Tapi karena situasi yg ada.

Gw kehilangan hak gw sebagai manusia karena gw berasal dari Ambon. Adilkah ini semua untuk gw jalani? Adilkah ini semua untuk gw? Pantaskah gw dihina hanya karena gw keturunan Ambon?

Selasa, 22 Juli 2014

Kebahagiaanku ditangan-Mu

Ya Allah..

Aku percaya akan kebesaran kuasa-Mu..
Aku percaya hanya Engkau'lah yg empunya hak dan kuasa atas apapun yg terjadi didalam hidup manusia. Hanyalah Engkau yang dapat mengambil apapun yg telah Kau berikan.. Segala kebahagiaanku, hanya berasal daripada Engkau, ya Allah. Tak akan ada satupun manusia yg mempunyai hak utk merebut kebahagiaan yg ada dihidupku.

Aku yakin, aku akan mendapatkan kebahagiaanku pada saat yang Kau tentukan. Walaupun saat ini aku harus menangis dan menahan sakit yg kurasakan karena orang disekitarku, tapi aku yakin ini semua jalan yang telah Kau tuliskan untukku.. Lagipula,rasa sakit ini tak akan menyerangku pabila Kau tak mengijinkannya. Karena ku yakin, ini semua untuk mengajarkanku agar aku lebih menghargai apa yg telah Kau berikan untukku..

Aku percaya 'pabila apa yang kumiliki direbut daripadaku oleh sesama manusia, maka Kau akan mengembalikannya kepadaku suatu hari nanti.

Apapun yang terjadi dalam hidupku.. Apapun yang ku perjuangkan ku yakin takkan pernah sia-sia karena Kau tidak pernah membiarkan apa yang diusahakan oleh hamba-Mu sia-sia.

Dan apapun yg terjadi didalam hidupku, insyaallah semua akan kulakukan sesuai dengan ajaran yang telah Kau berikan dalam hidup.



02.11.2011

Kamis, 10 April 2014

Survivor of Bipolar Disorder Story

Sebelumnya ini sudah pernah aku tweet di account Twitter @bipolarcenterID pada 30 Maret 2014. Ini adalah cerita mengenai salah satu #survivor kami di group +BipolarSupport CenterID . Sehubungan dari privacy daripada survivor tersebut, maka nama akan dirahasiakan. Kurang lebih beginilah cerita mengenai salah satu survivor yang telah berhasil mendapatkan "Silver Lining"nya. Inilah cerita yang kudapatkan darinya tentang kehidupannya yang sudah didiagnosa sebagai penderita Bipolar Disorder sejak 9 tahun yang lalu.


" Sejak kecil, aku tinggal dengan kakek dan nenek dari pihak ibuku, mama, papa dan adik perempuanku. Karena papa dan mama bekerja, aku dan adikku sering banget sama-sama kakek dan nenek. Kakek dan nenek aku termasuk pasangan yang abusive. Saling pukul, tampar, lempar, tendang. Bahkan itu dilakukan didepan aku. Sejak saat itu aku trauma sekali. Sampai setiap mendengar bentakan atau melihat papa dan mama bertengkar, aku menangis histeris. 

Trauma masa kecilku ini membuatku menjadi orang yang defensive dalam menjalani hubungan. Baik hubungan pertemanan ataupun asmara. Setiap kali aku ada masalah dengan orangtua,teman ataupun pacar, aku relapse. Aku menyakiti diri sendiri dengan menyilet, menangis-nangis, tidak keluar kamar, tidak makan dan minum selama berhari-hari. Bahkan terkadang aku menggunakan "cara kotor" untuk menghindari perselisihan, agar aku tidak relapse. Mulai dari having sex, mengeluarkan uang banyak untuk mentraktir dan membelikan barang-barang mahal untuk teman-temanku, menuruti orangtua walaupun bertentangan dengan hati dan logikaku. Semua hanya demi mereka melihat aku dan suka sama aku. Aku takut dibenci. Aku takut kehilangan kasih sayang. Aku haus perhatian. 

Yang paling parah adalah saat aku putus dengan pacarku 2 bulan yang lalu. Aku merasa dia membenciku. Aku merasa dia menyalahkan keadaanku sebagai penderita Bipolar Disorder. Aku menyilet tanganku, aku collapse, dan masuk Rumah Sakit. Depresi selama satu bulan setengah. Skripsi kacau. Papa dan adikku pun menangis karena tahu aku begitu.

Sampai akhirnya bulan Februari kemarin menjadi "turning point" aku. Banyak teman-teman yang menyemangatiku. Dan sahabat-sahabatku berkata kepadaku "Jangan kamu sakiti diri kamu sendiri karena orang yang tidak menyayangimu. Ketika kamu tulus, ikhlas dan tidak selalu berusaha membuat orang lain senang, kamu akan lebih bahagia daripada ini. You could do even better than this. You're such a nice loving girl, banyak kelebihan di dirimu. Jangan jadikan Bipolar penghalangmu untuk berhubungan dengan orang lain".

Setelah itu, setelah kejadian diluar logika, dan aku tahu bahwa Tuhan membenci itu, mood dan emosiku mulai stabil sampai sekarang. Sekarang aku mengalihkan pikiranku dengan melakukan kegiatan yang kusukai seperti memasak, bernyanyi, menggambar, berolahraga, dan selalu berpikir positif. Aku bahkan selalu memberi reward untuk diriku sendiri setiap kali aku berhasil mengontrol emosiku. Entah itu dengan bercermin dan memuji diriku sendiri ataupun dengan makan makanan kesukaanku. Dan sekarang aku tidak memaksakan diriku untuk selalu disenangi oleh orang lain. Karena aku berpikir, menyakiti dan disakiti oleh pasangan ataupun teman, sudah menjadi hukum alam. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyayangi diri kita sendiri dulu, maka orang lain akan menyayangi kita

Sekarang, ketika aku bertemu dengan orang-orang yang pernah menyakitiku, bahkan mantanku, aku bisa tersenyum dengan tulus. Sampai mantanku kaget bagaimana aku bisa se-positif ini. Dan sekarang banyak cowok yang mengutarakan rasa suka dan simpatinya ke aku. Effortless, dengan aku menunjukkan kepercayaan diri tanpa berpura-pura bahagia dan memaksakan senyumanku, banyak yang mendekatiku. Bahkan sekarang aku punya banyak teman. 

Sekarang aku clean tanpa obat dan I'm proud of myself. Saranku, jangan terlalu mencintai orang lain melebihi cinta kita kepada Tuhan, Orangtua dan guru kita. Apa yang kita puja belum tentu sebaik yang kita pikir kan? Trick self-reward aku dapatkan dari salah satu sahabatku. Setiap kali dia merasa bosan, dia membeli ice cream. Dan aku menirunya. Setiap kali aku merasa bosan, aku ke gym, setelah itu aku makan sayur kesukaanku. Kalau aku sedang dalam fase manic, aku tidak bisa diam. Pasti aku alihkan dengan mengerjakan skripsi atau membuat review band/lagu/album kesukaanku.

Dan dengan keadaan seperti ini, aku berharap mamaku yang juga penderita Bipolar Disorder bisa menjadi lebih positif dan tabah dalam menghadapi masalahnya. Karena beliau sama sepertiku. Skeptis dengan hubungan sosial. Bahkan sering meminta diceraikan oleh papa. Tapi aku berkata kepadanya : "Kami sekeluarga sayang mama, walaupun mama melakukan kesalahan yang membuat kami harus berjuang sekeras ini". 

Endingnya, aku sekarang bisa mengontrol mood-ku karena kekuatan dari diriku dan dengan dibantu oleh orang-orang yang menyayangiku. Sekarang aku juga tidak mau terlalu memikirkan apa kata orang. Aku memperbanyak melakukan kegiatan yang aku sukai dan berteman dengan orang-orang yang supportif dan positif."


Itulah kurang lebih kisah manis dari salah satu #SurvivorBipolarDisorder di group kami. Bagi aku sendiri sebagai admin yang mengawasi anggota-anggota group kami dan menampung keluh kesah mereka, bagiku ia menunjukan progress yang sangat baik terlebih di usianya yang bisa dikatakan masih muda, cara berpikirnya cukup dewasa. Saat baru bergabung dengan group kami, sangat terlihat betapa rapuhnya. Tapi kini, dia menjadi salah satu yang berhasil memberi motivasi kepada kami. 

Semoga saja kisah dari salah satu #Survivor ini dapat menjadi inspirasi bagi para #Survivor lainnya diluar sana. 

Terima kasih telah membaca cerita ini. 
Let's #BreakTheStigma, Keep #FightingDepression , be positive and remember, you're never alone, Survivor. :)

Minggu, 06 April 2014

Aku dan Caregiverku

Caregiver-ku tidak lain dan tidak bukan adalah pacarku sendiri. Aku berpacaran dengan pacarku ini hampir 2 tahun. Awalnya dia sangat mengerti aku. Dia selalu berusaha untuk membuat aku senang saat aku stres dan depresi dengan segala macam cara. Dari mulai mengajak pergi sampai membelikan apapun yang dia pikir bisa membuat aku tenang baik itu makanan ataupun barang. Apapun yang penting aku seneng. Dia selalu bilang bahwa dia ingin melihat aku jadi orang yang kuat dan tidak gampang menyerah. Dia ingin melihat aku bahagia. Dia sangat sabar menghadapi sikapku yang temperamen hampir setiap saat. Hal-hal kecil pun bisa membuat aku marah dan kesal. Pemakaian bahasa yg salah saja bisa membuat aku marah.

Keadaan keluarga yang kurang bisa mengerti aku pun membuat aku gampang emosi dan bertengkar dengan mamaku. Emosiku sangat mudah tersulut. Dan dengan tersulutnya emosiku, otomatis aku melampiaskan semuanya ke pacarku yang juga adalah caregiverku ini. Aku selalu ingin dia menjadi apa yang aku inginkan. Aku mau dia selalu mengerti semua yang aku mau dan menuruti semua yang aku mau. Aku mau dia berubah sesuai keinginanku. Pokoknya semua yang aku pikir baik untuk dia. Contohnya, dia pelupa, aku mau dia tidak jadi pelupa lagi. Aku mau dia selalu ingat apa yang menurutku harus untuk diingat. 

Awalnya dia sangat sabar dan terus berusaha untuk jadi yang terbaik untuk aku. Tapi, tetap saja, satu kesalahan kecil bisa membuat aku marah. Bagi aku pribadi, aku berpikiran bahwa aku ingin dia menjadi caregiver yang sempurna. Tapi sayangnya, setelah sekian lama, mungkin karena dia terlalu lelah dengan tekanan yang kuberikan padanya setiap kali aku relapse, dia mulai kehilangan kesabaran dalam menghadapiku. Dia jadi mudah meledak dan kadang seperti orang yang tidak sadar apa yang dilakukannya. Pernah satu kali saat kami sedang di perjalanan dengan menggunakan motor, kami bertengkar dan akhirnya dia meledak. Saat itu, dia berteriak dan memukul spidometer motornya sampai spidometernya rusak parah. Motor berjalan dengan tidak terkendali ditengah keramaian jalanan. Untungnya kami tidak sampai terjatuh dari motor. Saat itu mau tidak mau aku harus menenangkan diriku sendiri karena kulihat dia lebih relapse daripada aku. Kami pun berhenti di pinggir jalan. Aku harus menenangkan dia yang terlihat sangat lemas dan sakit kepala. Jalanan cukup ramai dan banyak yang memperhatikan. 

Cukup lama setelah kejadian itu pun, sempat terjadi hal-hal yang hampir sama. Dia menjadi orang yang sangat temperamental dan "explosive". Aku pun lama kelamaan menyadari bahwa semua ini bukan karena apa, akan tetapi karena tekanan yang kuberikan padanya setiap kali aku relapse.

Dengan semua yang kuharapkan dari dia, aku bukan menjadikan dia seseorang yang lebih baik dan lebih mengerti aku, tapi karena keinginanku untuk merubah dia, aku malah menjadikannya "monster".

Disaat itulah aku harus menyadari bahwa, manusia tetaplah manusia. Caregiver pun hanyalah seorang manusia biasa yang bisa kehilangan kesabaran. Pacar aku pun berkata bahwa dia suka kebingungan setiap kali dia harus menghadapiku yang sedang marah dan emosi, karena dia sendiri sekarang susah mengontrol emosinya. Dia juga bingung karena dia terus berusaha untuk mengerti aku, mendengar segala macam keluhanku dan menjadi sasaran pelampiasan emosiku. Sementara dia sendiri juga membutuhkan teman yang bisa menjadi tempatnya untuk bercerita. Lagi-lagi aku sadar, bahwa kenyataannya, bukan hanya aku yang ingin didengarkan. Caregiver aku ini pun membutuhkan teman yang bisa membantunya dan mendengarkan keluh kesahnya. 

Dari semua yang telah aku dan dia lalui, sampai hari ini dia masih bertahan menjadi seorang caregiver yang baik untukku dan selalu ada untukku saat dia bisa. Dan aku juga terus belajar, bahwa Caregiver hanyalah seorang manusia biasa. Bukan malaikat. Bukan seseorang yang bisa selalu ada untuk kita 100%. Bukan juga seseorang yang kuat untuk terus mendengarkan tanpa didengar. Mereka bisa kehilangan kesabaran. Mereka juga membutuhkan teman yang bisa mengerti mereka. Kita tidak bisa mengharapkan caregiver kita ataupun orang lain disekitar kita, untuk selalu ada setiap saat dan untuk selalu mengerti kita. Mereka pun membutuhkan waktu untuk mengurus urusan mereka sendiri. Mereka juga butuh waktu untuk diri mereka sendiri.

Kurang lebih itulah ceritaku tentang aku dan caregiverku. Terima kasih sudah membaca.


*telah di kultwit di @bipolarcenterID pada Sabtu 5 April 2014 by me*


Selasa, 25 Februari 2014

International Survivor of Suicide Day - Jakarta

International Survivor of Suicide Day adalah acara yang diperingati setiap Sabtu sebelum Thanksgiving yang diselenggarakan oleh American Foundation of Suicide Prevention. "Survivor of Suicide" adalah orang-orang yang kehilangan orang terdekatnya atau kerabatnya akibat tindakan bunuh diri. 

Acara International Survivor of Suicide Day ini diperingati untuk mengenang para korban bunuh diri dan juga dijadikan kesempatan untuk memberikan support antara sesama survivor dan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan akan isu bunuh diri. 

Pada tanggal 23 - 24 November yang lalu, atas kerjasama @IntoTheLightID , @BipolarCenterID dan dengan didukung oleh American Foundation of Suicide Prevention dan Aethra Learning Center , maka diadakanlah acara International Survivor of Suicide Prevention di Jakarta. Event ini terbagi menjadi 2 hari. 

Tanggal 23 November 2013, Kami mengadakan acara ini di Kantor Sekretariat Pamflet, Teras Kita, Kemang. Acara ini diisi dengan Pemutaran Film "The Perks of Being a Wallflower" dan dilanjutkan dengan Diskusi Panel bersama founder dari Aethra Learning Center yaitu, William S. Budiman yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. 

Dan pada 24 November, Kami berjalan pagi bersama sambil memperkenalkan dan mengajak orang-orang yang sedang berolahraga pagi di Car Free Day, di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, untuk lebih mengenal dan lebih peduli akan Isu Bunuh Diri.

Berikut adalah photo-photo saat event ISOSD berlangsung :

Day 1 - Kantor Sekretariat Pamflet, Teras Kita, Kemang

Perkenalan Diri

Ben (IntoTheLightID) dan Jessica Farolan (Aethra Learning Center dan Komika)







Nonton Bareng "The Perks of Being a Wallflower"


Diskusi Panel Bersama William S. Budiman (Founder of Aethra Learning Center)







Team ISOSD (Into The Light & Bipolar Center), Peserta, William S Budiman dan Jessica Farolan (Aethra Learning Center)
Gladhys & Bella (Bipolar Center Indonesia), William S Budiman & Jessica Farolan (Aethra Learning Center)

Day 2 - Car Free Day, Bundaran HI dan sekitarnya

- Mereka yang Peduli & Para Team ISOSD 2013 -













- Kampanye Team ISOSD -


Tetap semangat mengkampanyekan tentang kepedulian akan isu bunuh diri walaupun matahari mulai menyengat :D











Beristirahat dan diskusi sejenak setelah jalan cukup jauh dari ujung ke ujung :)


Kurang lebih inilah tulisanku mengenai acara ISOSD. Tahun ini pun acara ini akan kembali diadakan. Semoga saja semakin banyak yang peduli akan isu bunuh diri yang sering terjadi. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung Into The Light Indonesia dan Bipolar Center Indonesia dalam event ini. Tetap semangat dan cegah bunuh diri. 

nb : dear @intothelightID & @bipolarcenterID, mohon maaf atas keterlambatannya ya.. hehehe..


Senin, 23 Desember 2013

Rangkaian Acara #MenTertawakanIndonesia Part 1 - Stand Up Comedy Special



1    1.   Stand Up Comedy Special #MenTertawakanIndonesia, dan
2    2. Seminar SmileFor The Future

Beruntungnya gw yang bisa mendapatkan kesempatan gratis untuk dapat menghadiri kedua acara tersebut. 

Mungkin ada pertanyaan, “Kenapa baru posting ini setelah dua bulan?”
Jawabannya adalah : Karena gw mau benar2 memastikan apakah efek yang gw dapatkan dari kedua rangkaian acara tersebut. Setelah gw yakin mendapatkan dampak yang sangat positif dan berlangsung untuk jangka waktu yang cukup panjang, maka akhirnya gw memposting mengenai rangkaian acara ini.

Rangkaian acara “MenTertawakan Indonesia” ini adalah sebuah acara berkonsep edutaintment terbesar dan pertama dalam bidang kesehatan psikologis di Indonesia yang pernah diadakan sejauh ini. Acara ini sendiri untuk memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober. Kegiatan ini mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesehatan psikologis melalui sebuah hiburan yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Acara yang pertama gw hadiri, ga lain dan ga bukan adalah Stand Up Comedy Special #MenTertawakanIndonesia, yang gw hadiri bareng teman2 dari @BipolarCenterID dan @IntoTheLightID . Kita semua mendapatkan undangan untuk menghadiri acara ini di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki pada tanggal 09 Oktober 2013. Kalian sama sekali ga salah baca. Namanya “MenTERTAWAKAN Indonesia” bukan “Menertawakan Indonesia”. Jadi beda arti ya. Hehehehehe.


Acara ini diisi oleh komika2 papan atas yaitu, Pandji Pragiwaksono, Ernest Prakasa, RyanAdriandhy dan Sam D. Putra. Acara dimulai dari jam 19.00. Saat ngantri mau masuk ke tempatnya aja itu udah keliatan jelas rame banget dan pasti full. Beruntung banget bisa dapet tiket gratis buat nonton ini. Hehehehehehe.

Malam itu acara dibuka oleh Ryan Adriandhy dengan ciri khasnya yang memperhatikan detail2 kecil yang jarang diperhatikan oleh orang. Ryan Adriandhy sendiri dikenal sukses dengan stand up comedy dan Malam Minggu Miko. Juara 1 Stand Up Comedy Season 1 Kompas TV ini baru aja menyelesaikan tour stand up comedy-nya yang berjudul “Take A Closer Look”.


“What makes me Happy” Ryan Adriandhy : “Sejauh ini gw merasa bahagia kalo gw punya keinginan, abis itu gw bisa membuktikannya dengan kerja keras gw sendiri dan hasil kerja keras gw itu bisa gw bagi bareng orang lain dan orang juga bisa merasakan kebahagiaan itu. Simpelnya kaya kalo Stand Up’lah. Dengan membuat orang bisa tertawa dan terhibur juga kebahagiaan buat gw”.

Yang paling gw inget dari Ryan adalah diawal dia berjalan keliling panggung dan dia nentuin ‘titik tawa’. Saat dia udah nentuin, dia nandain dan dia jalan ngejauh. Saat dia stop, audience diam. Lalu dia balik lagi ke titik tawanya dan orang pada ketawa, termasuk gw pastinya. Hahahahahaha. Dia cerita soal pengamen di Jakarta Selatan yang dalam waktu 2 jam bisa mendapatkan penghasilan sampai 2 juta. Lalu, dia bilang bahwa dia jadi dapat metode untuk mendapatkan 2 juta dalam waktu 2 menit yaitu dengan ngerampok pengamennya. J Salah satu hal yang ngebuat gw ketawa adalah saat dia ngebahas masalah kastanyet. Alat musik yang bentuknya kaya kerang dan bunyinya “Toook”. Hahahahahahahaha tentang pemain kastanyet dalam sebuah orkestra emang berhasil banget ngocok perut gw. Juga metodenya supaya ga ditodong. Metodenya adalah dengan cara bawa Roti, Keju dan Mentega dari rumah. Jadi, kalo ada yang nodong pake pisau, tinggal bilang “ Stop.. gw punya roti, keju dan mentega.. dan lw ada pisaunya, gimana kalo kita makan aja.. Terbukti kan, untuk makan ga perlu jadi penjahat”. Sumpah ya...itu ide paling gokil yang pernah gw denger. Hhahahahahaha.

Bagi gw paling berkesan dari Ryan adalah saat dia bilang “Siapa yang ga setuju sama tawuran, tepuk tangan. Jaman udah modern. Jamannya fb, twitter, path, social media lain. Sekarang jamannya ngumpulin temen, bukan nyari musuh. Bener ga? Kalo lw masih ikut tawuran, udah pasti lw manusia purba. Karena hanya manusia purba yang menyelesaikan masalah dengan batu”.

Setelah Ryan Adriandhy, giliran Mr. Illucinati, Ernest Prakasa yang tampil. Ernest adalah komika Indonesia pertama yang mengadakan tour Stand Up Comedy. Walaupun tanpa sponsor di 5 kota pertama membuat amsyong, Ernest berhasil menciptakan sejarah di dunia Stand Up Comedy Indonesia. Satu hal yang sangat mencerminkan Ernest Prakasa : Cina. Selain karena matanya, Ernest konsisten dalam membawakan materi tentang Cina. Ernest membuat kita ‘melek’ terhadap salah satu budaya yang sering kali dianggap minoritas di Indonesia dengan cara yang paling bersahabat : Tertawa.


“What makes me Happy” Ernest Prakasa : “Making people laugh, being around my family barengan sama anak istri gw, itu aja”.

Saat muncul dipanggung, kalimat pertama yang diucapkan Ernest adalah :
“Yang dateng banyak yang Cina yaaaaa..”

Sontak gw langsung ngakak dengernya. Hal pertama yang dibahas sama Ernest adalah tentang keluarnya Nisa dari Cherrybelle. Dia juga ngebahas tentang CheerleaderEffect yang simplenya adalah diantara sekumpulan cewe2 cantik pasti ada 1 yang jelek, tapi ga keliatan karena mereka sama2 jadi keliatan cantik semua. Hahahahahahaha. Bener sih kalo dipikir2. Dia sempat juga ngebahas tentang kebahagiaan..

Apa yang membuat kita bahagia? Hidup itu terlalu singkat untuk membiarkan orang lain menentukan apa yang membuat kita bahagia. Awalnya gw udah yakin sama pernyataan ini.. nih oke nih.. Tapi setelah gw renungkan, ada sisi lain dari pernyataan ini yang gw sadari belakangan. Kalo kita maunya orang lain itu ga mengganggu kebahagiaan kita, berarti harusnya berlaku “Vice Versa”, ya ga sih? Kita juga harus ngerti kebahagiaan orang lain walaupun itu ga menarik buat kita. Tapi masalahnya adalah walau orang lain bahagia, kita ga terganggu, tapi kita nyinyir. Ya ga sih? Dan kebiasaan nyinyir itu begitu sulitnya untuk dihilangkan karena kita udah sangat terlatih, teman2. Di Fb nyinyir, di twitter nyinyir, di path nyinyir. Berarti skillnya udah terlalu jago. Jadi, kalo ga dipake kan sayang. Jadi kita nyinyir, nyinyir, dan nyinyir”.

Serius itu beneeeer banget. Hahahahahahahahaha. Bagi gw bagian itu salah satu bagian yang paling berkesan dari seorang Ernest Prakasa yang gw tonton malem itu. Dan di bagian lain, yang juga berkesan bagi gw adalah saat dia ngebahas masalah saat dia baru married dan dia menunda punya anak. Bagi gw ada pelajaran tersendiri disini untuk orang2 yang belum siap punya anak tapi udah melakukan free sex tanpa pengaman. Dia cerita :

Waktu gw baru married, gw nunda punya anak. Bukan karena apa, bukan karena gw ga mensyukuri berkat Tuhan, tapi karena gw belum siap mental. Karena buat gw punya anak itu mengerikan. Ada kehidupan yang dipercayakan buat lw, tapi lw ga tau harus apa. Kan anak itu ga ada guidance’nya, ga ada buku petunjuknya”.

Itu serius kocaaaaaaak apalagi pas dia bilang “Kalo rusak gimana? Dan yang paling penting secondnya berapa?” Hahahahaahhaahhahaha.

Setelah break sekitar 15 menit, acara dilanjutkan dengan penampilan dari SamD. Putra atau yang lebih dikenal dengan Sammy Not A Slim Boy. Sammy adalah salah satu komika yang memiliki keprihatinan terhadap Indonesia. Sesuai judul show dan tour kampus yang telah dilakukannya, Sammy mengkritisi Indonesia dengan sudut pandang yang tidak mengenal batasan melalui materi Stand Up Comedy-nya. Melalui tawa, Sammy mengajak kita untuk melihat banyak hal menarik yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya.


What makes me Happy” Sammy Not a Slimboy : “Banyak hal yang membuat gw happy. Kalo bagi gw, hal yang lucu”.

Sammy mengawali stand up’nya dengan hal berbau sedikit porno namun tetap mengarah ke gaya pemerintahan. Contohnya saat dia menceritakan mengenai “anunya” para pria yang dapat tetap “berdiri” saat melihat perempuan sexy. Lalu dia juga bilang :

“Dan Para cowo yang sering menamai anunya dengan Jackie atau Joni.. GANTI! Ganti dengan tokoh2 pemberontak!”.

Sontak semua di dalam GBB, TIM ngakak kaya apaan tau.

“Bikini itu ga ada bagus2nya. Bikini itu menunjukan hampir semua lekuk tubuh wanita yang menggoda. Tapi bagian2 vital malah disembunyikan. Yang penting2 malah disembunyikan. Siapa tau semuanya mulus ternyata yang disitunya yang busuk”.

Sumpah denger itu ngakak gw ga berhenti2. Kacaaaaaaau. Tapi ada sisi lain dibalik omongannya itu. Gw melihat sisi lainnya. Ya segala sesuatu yang terlihat mulus bukan berarti ga ada sesuatu yang tersembunyi yang mungkin aja busuk kan. :D

Yang berkesan buat gw adalah saat dia bilang “Kita selalu menghargai sesuatu yang dari  barat. Cintailah produk2 Indonesia. Tapi, perbaikin dulu dong mutu produknya. Cintailah film2 Indonesia, tapi filmnya jangan pocong semua”. Itu gw setujuuuuu banget. Karena gw ga terlalu suka film Indonesia horor pastinya. Hahahahahahahaha.

Penampilan terakhir adalah dari Komika multi-talenta. Siapa lagi kalo bukan Pandji Pragiwaksono. Stand Up Comedian, Penyiar radio, host/mc, penulis buku dan rapper. Dari sekian banyak profesi dan karya, satu hal yang pasti langsung diasosiasikan dengan nama Pandji : INDONESIA. Pandji menjadi salah satu dari sedikit orang yang mampu memandang Indonesia secara positif ; Bahwa Indonesia tidak boleh diremehkan. Melalui stand up comedy, Pandji mengajak masyarakat Indonesia untuk melihat banyak hal positif dari Indonesia. Kali ini, melalui Stand Up Comedy juga, Pandji ingin mengajak kita semua menjadi masyarakat Indonesia yang lebih sehat psikologis melalui tawa.


“What makes me Happy” Pandji Pragiwaksono : “Gw itu bahagia sama hal2 sederhana seperti tidur sama anak istri, bangun masih ada mereka. Terus makan nasi pake telor ceplok pake kecap. Terus banyaklah.. Sengaja biar lebih mudah bahagia”.

Awal nongolnya aja udah ngebuat gw ketawa ngakak karena dia muncul dalam keadaan tiduran di lantai. Dan dia mengeluhkan kalo semua komika yang lain boleh berdiri sementara dia disuruh tiduran. Hahahahahahahaha.

Dia beberapa kali cerita soal anaknya – Dipo. Dia cerita mengenai dia yang dipanggil ke sekolah sama wali kelasnya, sementara anaknya baru kelas 1 sd. Katanya wali kelasnya si Dipo bermasalah. Masalahnya adalah anaknya buka baju saat pelajaran agama. Hahahahahahahahahaha.

Tapi kalo tentang anaknya si Dipo itu, mungkin yang paling kocak adalah cerita saat Pandji jagain anak2nya yang lagi berenang dan dia bilang bahwa 10% dari anak2 yang berenang di kolam renang umum pasti ada yang pipis. Hahahahahahaha. Itu bener banget.

“Dalam proses menuju kebahagiaan, kadang2 suka ada sebelnya. Dan ngomong2 soal kebahagiaan kita, coba bahas dulu kalo sebenernya Indonesia adalah menurut Happiness Index salah satu negara paling bahagia di dunia.. Padahal kan sebenernya kan agak ga masuk akal ya, kok bisa ya Indonesia salah satu negara paling bahagia di dunia menurut Happiness Index sebuah LSM dari luar negeri. Sementara di Indonesia ada kemiskinan, ada korupsi. Gw curiga ya ini karena orang yang survei dari LSM’nya itu bule. Lw taukan betapa orang Indonesia kalo ketemu bule suka happy yang berlebihan”.

Menurut gw itu berkesan banget dan membuat gw bertanya-tanya tentang Happiness Index pastinya. Hahahahahahahhahaha. Tapi emang ya.. Pandji itu paling jagonya emang kalo udah masalah ekspresi. Ekspresinya itu berhasil terus2an bikin gw ngakak. Apalagi pas dia ngikutin gayanya Minions. Kocak abis sumpaaaaah. Hahahahahahahaha.

Malam itu acara selesai kurang lebih jam 22.00 – 22.30’lah. Dan gw bener2 ngerasa terhibur sampe gw ga bisa mikirin yang masalah2 yang sebenernya lagi mengganggu gw beberapa hari belakangan. Thank you banget untuk Aethra Learning Center untuk acaranya yang keren dan juga tiket gratisnya. :D


Bersambung bagian 2 ( Seminar Smile For The Future )


Referensi video Stand Up Comedy from Youtube


komika :

Jumat, 13 Desember 2013

Ucapan Belasungkawa dan Pandangan orang-orang terdekat Bung Karno

Inilah ucapan-ucapan belasungkawa saat kematian Bung Karno.





1.     Jenderal Panggabean




Menyatakan bahwa dalam menilai orang lain, kita tidak selamanya benar.
“Sekalipun demikian, kita harus menilainya dengan kejujuran. Hanya Tuhanlah yang berhak dan dapat menilai secara adil dan benar. Kita tidak perlu menutupi kesalahan seseorang, sebagaimana juga kita tidak perlu mengingkari jasa-jasa seseorang. Inilah sikap Pancasila”.

Hanya sejarah yang tak dapat berubah dan karena itu sejarah mencatat jasa-jasa dengan jujur, menggambarkan jasa-jasa Bung Karno sebagai salah seorang Proklamator Kemerdekaan Indonesia yang perlu diingat dan dihargai.

2.    U Thant  - SekJen PBB (1970)




"Sukarno akan diingat sebagai Proklamator kemerdekaan Republik Indonesia".

3.    Nikolai Podgorny (Presiden Uni Soviet)



Rakyat Soviet mengenal Sukarno sebagai pemimpin rakyat Indonesia dalam perjuangan mencapai kemerdekaan nasional dan dalam usaha kebangkitan negaranya adalah seorang pejuang aktif melawan imperialisme dan kolonialisme. Ia menggambarkan Presiden Sukarno sebagai “Seorang negarawan yang terkemuka”, yang namanya mendapat penghargaan tinggi di kalangan negarawan bangsa Soviet.

4.    Tito (Presiden Yugoslavia) - sahabat Bung Karno, terutama dalam penggalangan kekuatan non-blok




Kepribadian Sukarno sebagai seorang pejuang besar melawan kolonialisme akan tetap dikenang pada masa-masa yang akan datang. Presiden Yugoslavia itu melukiskan almarhum bekas Presiden Sukarno sebagai seorang pemimpin terkemuka dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.


5.    Jenderal Agha Muhammad Yahya Khan (Presiden Pakistan)



“Saya sangat bersedih hati mendengar telah wafatnya Dr. Ahmad Sukarno. Sebagian dari peranan yang pernah dimainkannya, baik dalam tingkat nasional maupun internasional, rakyat pakistan tidak akan dapat melupakan sumbangan Dr. Sukarno terhadap pengertian dan persahabatan yang telah ada di antara kedua negara kita. Semoga Allah menerimanya dalam keadaan damai. Amin. Atas nama pemerintah dan rakyat Pakistan, saya menyampaikan kepada Paduka Yang Mulia dan melalui Paduka Yang Mulia terhadap pemerintah dan rakyat Indonesia dan juga kepada anggota-anggota keluarga yang mendapatkan musibah, bela sungkawa kami yang sedalam-dalamnya.

6.    Boumedienne (Presiden Aljazair) Negara yang ketika memperjuangkan kemerdekaannya  banyak mendapat bantuan moril maupun materiil dari almarhum Presiden Sukarno



“Dengan rasa sedih yang sedalam-dalamnya kami mendengar wafatnya Dr. Hj. Ahmad Sukarno, yang berarti hilangnnya seorang tokoh penting yang telah menandai sejarah negaranya melalui perjuangannya bagi rakyat Indonesia serta semua perjuangannya bagi keadilan dan kebebasan dunia. Dalam suasana penuh duka cita ini, atas nama Dewan Revolusi, Pemerintah dan Rakyat Aljazair serta atas nama saya pribadi, sudilah kiranya Paduka Yang  Mulia menerima rasa duka cita kami yang sedalam-dalamnya dan menyampaikan kepada keluarga almarhum, rasa simpati dan belasungkawa dari kami yang sedalam-dalamnya”.

7.    Pemimpin-pemimpin negara Malaysia, negara yang pernah menjadi sasaran konfrontasi dari almarhum.
7.1.         Tun Abdul Razak (Wakil PM Malaysia)



Menyampaikan rasa duka yang sedalam-dalamnya kepada keluarga bekas Presiden Sukarno dan menyampaikan rasa simpatinya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia
7.2.        Tun Dr. Ismail (Menteri Dalam Negeri)



“Kami semua menyesali wafatnya seorang pemimpin besar, apapun kesalahannya”.


8.   Ny. Indhira Gandhi (PM India) - Anak dari sahabat Bung Karno, Nehru



Wafatnya bekas Presiden Sukarno telah mengakibatkan dunia Afro Asia kehilangan seorang pemimpin yang paling senior dan terkenal.
“Perjuangan melawan kolonialisme dan imperialisme dan untuk kemerdekaan adalah sebagian dari sejarah”.

9.    Ferdinand Marcos (Presiden Filipina)




Ir. Sukarno adalah seorang pemimpin yang akan diperingati sebagai seorang yang telah mendirikan Republik Indonesia. Dia telah mempersatukan Indonesia di dalam masanya yang paling sulit. Peristiwa-peristiwa di waktu terakhir tidak mengurangi peranannya itu. Kami berduka cita karena wafatnya seorang pemimpin besar Asia.



10.  Dr. Frans Josef Roeder (Presiden Bundesrat)  Majelis Perwakilan Negara-negara bagian Jerman




Atas nama Presiden RFD telah mengirimkan kawat pernyataan turut berduka cita kepada Presiden Soeharto, atas wafatnya bekas Presiden Sukarno. Jasa-jasa Sukarno sebagai pejuang kemerdekaan dan kedaulatan rakyat Indonesia tidak dapat dilupakan.

11.    Ton Duc Thang (Presiden Vietnam)




Ia sangat terkejut dan berduka cita mendengar wafatnya Bung Karno. Dikatakan bahwa rakyat Vietnam sangat menyayangi Bung Karno, sebagai pemimpin besar Indonesia yang sejak semula menyokong perjuangan rakyat Vietnam. Bung Karno telah berikan sumbangan untuk kedua rakyat Indonesia dan Vietnam. Rakyat Asia Afrika dan umat di dunia selamanya akan mengenang Bung Karno, pejuang patriotik Indonesia yang telah menjunjung tinggi solidaritas Asia Afrika melawan imperialisme dan kolonialisme.


12.   Surat Kabar Newsweek edisi 29 Juni 1970 (Surat kabar mingguan terbesar dan berpengaruh di dunia)

·         “Ketika beliau meninggal dunia minggu lalu setelah kesehatannya memburuk beberapa lama, maka hilanglah pula salah seorang tokoh raksasa dunia sesudah penjajahan”.
·         Selama 4 tahun belakangan, Bung Karno dalam tahanannya yang terselubung senantiasa dianggap sebagai hanya seorang diktator yang telah membawa negaranya kejurang kebangkrutan serta pemberontakan komunis, padahal beliau sesungguhnya adalah bapak negara nomor 6 terbesar jumlah penduduknya diatas bumi ini, seorang pahlawan revolusi yang mempunyai nilai lebih besar dalam abad ke-20 ini. Apapun yang menyebabkan jatuhnya, lama sebelum Bung Karno meninggal dunia, beliau telah berhasil mensejajarkan dirinya dengan Nehru, Kenyatta (kenya, afrika) dan Ho Chi Minh.
·         Di Tahun 1945 dengan kekalahan Jepang dalam perang dunia kedua, Bung Karno menurut majalah ini menghadapi ancaman hukuman mati sebagai seorang kolaborator seandainya Belanda dapat menjajah negeri ini kembali. Namun, sekalipun senantiasa di todong dengan senjata api oleh tokoh-tokoh yang lebih fanatik serta radikal, beliau mengumumkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Dengan pengangkatannya sebagai Presiden saat itu juga, Sukarno menggerakkan suatu perang gerilya secara brilian selama empat tahun yang akhirnya dapat mengusir Belanda pada tahun 1949.
·         Bung Karno sebagai seorang pahlawan nasional yang di hormati dan dicinta.



13.  Manila Chronicle (Surat kabar Filipina)

Dr. Sukarno  tokoh Asia yang paling sukses dan besar dalam perjuangannya melawan penjajahan, menulis : “Sukarno tetap merupakan lambang walaupun dia dicela dalam saat terakhir hidupnya. Dia tidak mungkin dilupakan. Indonesia yang diciptakannya adalah pusaka yang ditinggalkannya”.

14.  Manila Daily Buletin

Kematiannya menandakan berakhirnya satu jaman dalam sejarah Indonesia. Peranannya dalam menyatukan negaranya dan dalam perjuangan kemerdekaan hingga tercapainya kemerdekaan itu diakui semua pihak”.

15.   Algemeen Handlesblad (Surat kabar harian Amsterdam)

·         Dalam tajuknya yang berjudul “Soekarno” antaranya menyatakan, bahwa bekas Presiden Sukarno akan selalu menjadi salah satu pahlawan terbesar dari sejarah bangsanya. Demikian pula kiranya jutaan rakyat Indonesia berpikir saat ini. Soekarno yang berdarah setengah Jawa dan setengah Bali, telah membangun bangsa Indonesia dan telah mempersatukan banyak suku bangsa yang tinggal di berbagai pulau di Indonesia menjadi satu bangsa. Dengan tindakannya itu, ia tergolong dalam generasi besar pembangun bangsa (nation builders), yang setelah perang dunia 2, masuk periode Dunia Ketiga (Derde Wereld). Sebagai Presiden pertama Indonesia, Soekarno menjalankan suatu politik luar negeri yang menempatkan negaranya dalam peranan utama dalam Dunia Ketiga.
·         Selama tempo 25 tahun belakangan ini, Nederland demikian terlibat dengan negarawan Soekarno dan tidak pernah hal tersebut dialaminya dengan negarawan lainnya. Bagian terbesar dari tahun-tahun ini Soekarno merupakan lawan negeri Belanda. Tetapi, kejujuran sejarah mewajibkan kita untuk mengakui jasa-jasa Soekarno yang telah membawa Indonesia kepada kemerdekaannya.
·         Tulisan wartawan P. Van Gastel dengan judul : Soekarno peletak dasar dari Indonesia
·         Halaman depannya memuat gambar besar Soekarno ketika tahun 1966 berziarah ke makam para Pahlawan Revolusi, Jenderal Yani cs.

16.   Vrij Nederland (Surat kabar mingguan nederland) edisi 27 Juni 1970

Memuat sebuah artikel yang emosionil sekali dari Prof. E. Utrecht. Ia menulis panjang lebar mengenai Soekarno seraya pemerintahan Soeharto sekarang dan orde baru Indonesia. Judul tulisan Utrecht itu adalah : Zwak heden en verdiensten van een humaan nationalist. Dari tulisannya ini diantara lain dikatakan, bahwa dengan meninggalnya Soekarno, hilanglah untuk selama-lamanya tokoh yang sejak tahun 1950 sampai 1966 merupakan tokoh politik yang paling penting di Asia Tenggara.

17.   Het Parool (surat kabar harian Belanda)

Memuat sebuah artikel dari Paul Van’t Veer yang pernah berjumpa dengan Bung Karno terakhir kalinya pada tahun 1967 dan mengungkapkan mengenai pertemuannya itu bahwa Soekarno sudah menjadi seorang yang patah hati, ragu-ragu dan lebih sakit. Soekarno tahu bahwa ia telah gagal, suatu mawas diri yang jarang dimiliki oleh negarawan-negarawan.

18.  South China Morning Post (surat kabar harian China)

“Orang yang memimpin Indonesia dari penjajahan kemerdekaan tidak ada lagi. Tidak dapat disangsikan bahwa wafatnya akan disesalkan apapun juga kesalahannya. Memang ia membuat beberapa kesalahan besar dan penting pada babak terakhir jabatan politiknya, akan tetapi hal ini niscaya tidak dapat mengurangi jasa-jasanya. Meskipun Indonesia terdiri atas ribuan pulau dengan penduduk yang mempunyai bahasa berbeda-beda, adalah jasanya bahwa ia mempersatukan mereka dan merintis jalan untuk bangsa satu bahasa dan kesetiaan”.

19.  Hongkong Standard (surat kabar harian Hongkong)

Dalam tajuk rencananya yang berjudul “Presiden Seumur Hidup Wafat” mengatakan :
Apapun juga yang telah dikatakan tentang diri orangnya dan politiknya, ia adalah perintis kebangsaan Indonesia. Apa yang ia perbuat untuk negerinya tidak ada orang lain yang dapar berbuat pada waktu negeri itu memerlukan seorang pemimpin. Ia mengisi lowongan itu dengan terpuji. Ia menjadi lambang kebangsaan Indonesia”.

20.Surat kabar di Indonesia
20.1.     Harian KAMI

BELIAU PERGI DENGAN BEKAS DI KALBU

Tidak seorangpun dalam peradaban modern ini yang menimbulkan banyak perasaan pro dan kontra seperti Soekarno. “Aku dikutuk seperti bandit dan dipudja sebagai dewa”. Kata-kata ini diucapkan oleh bekas Presiden RI yang dituturkannya kepada Cindy Adams dalam buku otobiografi Bung Karno yang diterbitkan tahun 1966.
Sampai akhir pekan kemarin, perasaan pro dan kontra itu kiranya masih bergejolak. Tapi pada hari minggu pagi yang cerah, ketika kabar itu menyebar luas, tatkala rakyat berjejal didepan RSPAD dan puluhan ribu segala lapisan berduyun-duyun menyaksikkan jasadnya dalam peti mati di Wisma Yaso, kiranya hanya ada satu perasaan tertinggal : Sedih dan keharuan atas kepergian seorang Pemimpin.
            Pemimpin bangsa yang selama hidupnya menimbulkan dan meninggalkan begitu banyak gejolak kehidupan Indonesia dan juga dunia itu, telah meninggal dengan tenang.
            Diruangan kecil RSPAD didalam peti mati sederhana, beliau seperti tertidur. Seakan-akan, penyakitnya yang kronis dan kejayaannya yang tenggelam, tidak membekas dalam kepergiannya yang damai.
            Hari ini dan sejarah kehadiran generasi yang lahir bersamanya, ditandai oleh riwayat pertempuran besar melawan reziem yang diciptakan dan dipimpin oleh Ir. Soekarno. Namun, siapapun akan tahu bahwa perlawanan itu adalah perlawanan terhadap ide, prinsip, praktek serta bentuk pemerintahan, yang pada awal mulanya juga pernah ditentang oleh Bung Karno.
            Kepergian Bung Karno sekarang, berarti pula kehilangan seseorang yang pernah kami kagumi.
            Kini beliau telah tiada. Pergi setelah menderita sekian lama, dan bukan sebagai si terhukum, tetapi sebagai bekas spejoang yang jasa-jasanya terus membekas di kalbu. Kita semua berkabung, kita semua menundukkan kepala. Kita semua dengan rela mengantarkan beliau ketempat peristirahatannya yang terakhir. Semoga, beliau memperoleh tempat yang layak disisi Allah SWT.
            Innalillahi wa innalillahi roji’un

20.2.    Harian Suluh Marhaen

IN MEMORIAM BUNG KARNO

Seorang tokoh proklamator kemerdekaan republik Indonesia yang juga merupakan salah seorang pendiri Partai Nasional Indonesia, BUNG KARNO, pada hari Minggu tanggal 21 Juni 1970 jam 07.00 telah wafat. Beliau wafat sesudah sejak tanggal 16 Juni malam dirawat di RSPAD, Jakarta mengalami berkali-kali kritis.
Tokoh proklamator RI dan Presiden RI pertama Bung Karno dilahirkan di Blitar tanggal 6 Juni 1901 dari keluarga pendidik, guru bernama Sosrodihardjo.
Sejak mudanya setelah melihat tanah air Indonesia berada didalam penderitaan penjajahan Belanda, semangatnya telah bergejolak. Beliau menerjunkan diri didalam pergerakan dan mengarungi pahit getirnya perjoangan, masuk keluar penjara dan dibuang ketempat-tempat yang terpencil seperti Endeh (Flores) dan Bengkulu.
Tidak dapat disangkal lagi bahwa beliaulah yang memimpin Rakyat Indonesia kearah kemerdekaan dengan tema “Persatuan, dan sekali lagi Persatuan”, beliau mengerahkan seluruh kekuatan massa untuk dihantamkan kepada penjajah.
Salah satu dari pada daya upaya itu ialah mendirikan Partai Nasional Indonesia yang dimaksudkan sebagai Partai Pelopor. Seluruh hidup beliau, dicurahkan untuk mencapai kemerdekaan bangsa Indonesia. Dan sesudah keluar dari penjara Sukamiskin, Bung Karno menurut Majalah Pikiran Rakyat telah menyalakan obor-obor kemerdekaan bangsa di seluruh Jawa. Dari penjara beliau terus ke Kongres PPPKI di Surabaya dan melanjutkan perjoangannya.
Beliau menulis risalah “Mencapai Indonesia Merdeka” yang terkenal itu dan menggemparkan pemerintahan Hindia Belanda. Tinjauan politiknya kedepan sangat tajam. Waktu itu beliau mengatakan bahwa tidak lama lagi, perang Pasifik akan meletus dan pada saat itulah kekuasaan penjajahan akan jatuh dan Indonesia akan Merdeka.
Karena masalah dan tinjauan yang tajam itulah, maka beliau dihadapkan didepan Pengadilan Bandung yang sangat terkenal itu dan kemudian merata meluas dikalangan rakyat dengan judul “INDONESIA MENGGUGAT”.
Selama pendudukan Jepang, beliau bersama-sama dengan Bung Hatta, Ki Hadjar Dewantara dan Ki Bagus Hadikusumo merupakan tokoh 4 serangkai dan bersama-sama dengan tokoh-tokoh terkemuka dari seluruh Indonesia mempersiapkan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sesudah Jepang bertekuk lutut kepada Sekutu bersama-sama dengan Bung Hatta, Bung Karno memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia dan kemudian menjadi Presiden RI yang pertama sampai awal tahun 1966.
Selama menjadi Presiden RI beliau terus menerus mencurahkan pikirannya untuk mempersatukan Indonesia yang terdiri dari ribuan kepulauan. Selama menjadi Presiden, beliau merupakan tokoh internasional yang terkemuka dan memprakarsai perjuangan anti-imperialisme didalam forum-forum internasional seperti Konp.AA. Beliau juga memproyektir Konp. A.A.A yang kemudian menjelma menjadi Conefo dan didahului oleh Ganefo. Citanya yang mulai tumbuh sejak aman pergerakan yaitu Persatuan Nasionalisme  Islamisme dan Sosialisme inilah yang mennjadi unsur utama dari meledaknya G30S/PKI
Karena pendiriannya untuk mempertahankan prinsip tersebut diatas, maka MPRS menarik kembali mandat yang diberikan kepada beliau.
Beliau sekarang telah meninggalkan kita. Jika beliau wafat selagi masa jayanya, selagi beliau masih menjadi Presiden Seumur Hidup, maka orang akan berkata :
“Bung Karno telah meninggal”.
“Hidup Bung Karno”.
Tetapi, Bung Karno wafat dalam keadaan lain.
Sekalipun demikian, untuk sebahagian orang pemeo diatas masih tetap berlaku :
“Bung Karno telah meninggal”.
“Hidup Bung Karno”.

20.3.    Harian Kompas

PROKLAMATOR KEMERDEKAAN WAFAT

Pertama kita ingin memuji keputusan Presiden Soeharto tentang almarhum Ir. Soekarno, setelah bertukar fikiran dengan para wakil partai-partai politik, keluarga almarhum, sejumlah menteri dan Dr. Mohammad Hatta.
Keputusan untuk memakamkan almarhum Ir. Soekarno secara kenegaraan, berkabung tujuh hari dan menghormatinya sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia rasanya sesuai dengan kehendak orang banyak.
Dengan keputusan itu, Pemerintah dan kita semua tahu menghargai pemimpin-pemimpin Indonesia menurut proporsi jasa dan kesalahannya dan mampu menilai seseorang dalam perspektif sejarah.
Ir. Soekarno bersama Dr. Mohammad Hatta adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia. Peranan itu ia jalankan sebagai puncak perjoangannya sejak muda bersama pemimpin-pemimpin Indonesia lainnya.
Menonjol pula peranan almarhum untuk menjadikan penduduk Indonesia dari aneka macam suku bangsa dan keyakinan menjadi satu bangsa Indonesia.
Falsafat Pancasila merupakan hasil pemikiran berbagai tokoh. Tetapi rasanya tidak berlebihan bila dikatakan bahwa almarhumlah perumus dan salah satu pendorongnya.
Kegandrungannya akan persatuan yang dicampuri oleh egocentrisme dan strategi kaum komunis, akhirnya juga merupakan kelemahan almarhum.
Di antara keluarga bangsa-bangsa didunia, bangsa Indonesia sejak proklamasi kemerdekaannya dalam keadaan apapun tetap mempunyai harga diri dan martabat. Ini tentu salah satu hasil dari pembinaan kesatuan dan watak bangsa.
Bersama pemimpin-pemimpin Asia seperti Nehru dan Ali Jinnah, Ir. Soekarno meluaskan dan memupuk solidaritas bangsa-bangsa Asia-Afrika untuk kemerdekaan nasional dan identifikasi nasional.
Sayang kepemimpinannya baik didalam maupun di luar negeri kemudian tidak ditingkatkan untuk mengisi kemerdekaan dan memobilisir potensi nasional bagi kemakmuran rakyat.
Terlepas dari kekurangan-kekurangan doktrin politik dan watak pribadinya secara historis mungkin memang sampai sana sajalah peranannya. Memberikan tempat kepada pemimpin baru yang lebih sesuai dengan aspirasi bangsa sebagai kelanjutan dari perkembangan yang ia turut membinanya.
Dinilai dari perspektif sejarah, rasanya bekas Presiden Soekarno akan ditempatkan sebagai salah satu tokoh bersejarah baik untuk bangsanya sendiri maupun untuk kebangkitan nasionalisme di Asia Afrika.
Ada ungkapan berbunyi tentang orang yang sudah meninggal jangan berbicara selain tentang kebaikannya.
Kita semua akan menghormati ungkapan itu. Namun untuk kita semua yang memegang kepemimpinan dan kekuasaan dalam bentuk dan tingkatan apapun, riwayat hidup almarhum mengandung pelajaran.
Bahwa kekuasaan itu oleh watak kekuasaan dan watak manusia sendiri selalu cenderung untuk bersalah-guna. Maka itulah sebabnya setiap bentuk kekuasaan harus terbuka untuk kontrol, kritik dan koreksi.
Kita ikut mendoakan kesejahteraannya di akhirat dan penghiburan bagi seluruh keluarganya.

20.4.    Harian Berita Yuda

MENGHORMATI DAN MELEPAS PROKLAMATOR KEMERDEKAAN

Sudah lama Bung Karno menderita sakit. Hal ini kita semua mengetahuinya. Bahkan pernah dimasa beliau masih menjabat Presiden dinyatakan tidak ada harapan bahwa jiwa beliau masih bisa diselamatkan. Pada waktu ini disamping merasa kuatir, kita merasa sedih karena melihat sementara golongan telah menyalahgunakan keadaan sakit Bung Karno itu untuk spekulasi politik, kita lebih sakit lagi karena kemudian keadaan kesehatan Bung Karno itu telah disalahgunakan oleh bekas PKI untuk merencanakan dan melakukan petualangan politik yang manifestasinya kita rasakan dalam bentuk kekejaman pengkhianatan dan perebutan kekuasaan yang sekarang kita kenal dengan nama G30S/PKI. Kesehatan Bung Karno menurut pendapat tim dokter tidak pernah pulih lagi dalam arti yang sepenuhnya. Karena sesudah itu beliau sudah selalu berada dibawah pengamatan dan perawatan suatu team dokter.
Sesudah terjadinya lembar hitam G30S/PKI itu kita sudah mendengar berita-berita Bung Karno terlibat setidak tidaknya menurut berita-berita itu Bung Karno bukan tidak mengetahui adanya rencana petualangan G30S/PKI itu. Sesuai dengan rasa keadilan dan ketetapan MPRS karena itu terhadap diri beliau dilakukan pemeriksaan. Tetapi karena keadaan kesehatan beliau itu pula pemeriksaan belum sampai selesai untuk dapat dibawa kedepan pengadilan guna ditentukan hitam atau putihnya. Sekarang beliau karena penyakit itu pula telah berpulang ke rahmatullah. Sebagai ummat beragama kita melihat penyakit itu hanyalah sebagai salah satu sebab atau jalan untuk kembali ke rahmatullah, sebab ajal adalah ditangan Tuhan Yang Maha Esa, Bung Karno Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama Republik Indonesia telah tidak ada lagi ditengah-tengah kita. Kita bersedih dan kita sesalkan kejadian-kejadian yang mendahului kepergiannya. Kita bersedih dan kita sesalkan, karena kita semua tentu menginginkan mempunyai kenangan yang bersih terhadap setiap pejoang yang mendahului kita, terutama terhadap Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama dalam negara kita.
Maka itu marilah dengan kebesaran jiwa kita serahkan penilaian terhadap betul atau tidaknya Bung Karno secara sadar atau tidak sadar terbawa-bawa didalam lembaran hitam G30S/PKI itu kepada peneliti sejarah sesudah kita.
Walaupun tetap menjadi kewajiban kita pula untuk turut membantu mewariskan bahan-bahan objektif dan otentik mengenai Bung Karno untuk para peneliti sejarah sesudah kita nanti, kewajiban kita sebagai orang beragama dan sebagai Pancasilais pada saat wafat Bung Karno ini, ditambah pula justru karena belum selesainya pemeriksaan hukum atas dirinya, adalah melihat dan menghormatinya sebagai Proklamator Kemerdekaan dan Presiden Pertama dari Negara Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 itulah kita bersatu dan mempersatukan penghargaan dan penghormatan kita kepada Bung Karno yang sekarang sudah meninggalkan kita.
Jelas penghargaan dan penghormatan itu pula kita menarik pelajaran dari segala buruk dan baik yang terjadi di masa hidup Bung Karno untuk kita jadikan landasan persatuan yang lebih kuat didalam mencegah terulangnya pengalaman-pengalaman sedih dan pahit di masa lampau itu. Kita mungkin berbeda pendapat tentang buruk atau baiknya perbuatan Bung Karno sebagai manusia di masa hayatnya. Karena pemeriksaan hukum mengenai dirinya didalam hubungan dengan G30S/PKI belum sampai diselesaikan karena keadaan kesehatannya, mungkin kita berbeda pendapat pula tentang benar atau salahnya pendirian dan kebijaksanaan politik Bung Karno didalam mengumumkan dan mengamalkan Pancasila di masa almarhum masih menjadi kepala negara. Tetapi kiranya sebagai orang beragama dan sebagai Pancasilais terutama pada saat melepasnya menghadap Hakim Tertinggi ini kita bisa sependapat dan bersatu menghormati dan menghargainya sebagai Proklamator Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dan sebagai Presiden Pertama dari Republik Proklamasi 17 Agustus 1945 itu.
Atas dasar yang sama itu pulalah kita berdukacita dan berkabung. Atas dasar yang sama itu pulalah kita sebagai orang beragama mendoakan semoga jasanya yang kita hargai dan hormati itu melapangkan jalan arwahnya menghadap Tuhan Yang Maha Esa dan meringankan kesedihan keluarga yang ditinggalkannya. Semoga Negara dan Bangsa yang bisa menunjukkan kebesaran jiwanya didalam melepas dan menghormati Proklamator Kemerdekaannya, mendapat perlindungan pula dari Tuhan Yang Maha Esa didalam mengisi dan mengutamakan kesatuan dan kemurnian cita-cita Proklamasi Kemerdekaannya, sehingga keamanan, ketenteraman, keadilan dan kemakmuran, kesejahteraan jasmaniah dan kesejahteraan rohaniah yang dicita-citakan sebagai masyarakat Pancasila itu dapat dibangun dengan persatuan dan partisipasi yang menyeluruh meliputi seluruh golongan dan lapisan rakyat. Aamiin ya Rabbalallamin.

20.5.    Harian Merdeka

BUNG KARNO MENINGGAL

                        Kemarin pagi, Bung Karno, Presiden Republik Indonesia yang Pertama, meninggal dunia. Peristiwa ini pastilah peristiwa internasional yang besar. Karena, setelah ia jatuh dari kekuasaannya, ia masih diperhatikan oleh bagian-bagian dunia tertentu, sehingga tidaklah mungkin untuk mengurangi segala jasa-jasanya semasa hidup berjuangnya, untuk bangsanya, maupun untuk dunia.
                        Mengenangkan orang-orang besar Indonesia yang telah pergi perlukah kita mengheningkan cipta. Lawan dan kawan akan tidak dapat memungkiri, bahwa Bung Karno semasa hidupnya semenjak umur 17 tahun, sampai di tahun 1945, telah memberikan segala-galanya untuk kemerdekaan bangsanya, seperti juga pahlawan-pahlawan kita lainnya. Semasa merdeka ia tercatat sebagai co-penyusun UUD 45, sebagai co-penciptanya Pancasila dan sebagai penanda tangan utama Jakarta Carter, sebagai penanda tangan Dekrit 5 Juli 1959, kembali ke UUD 45.
                        Pada saat seorang meninggal dunia, sudah menjadi kebiasaan manusia untuk mengenangkan jasa-jasanya dan tindakan yang positif. Jadi jika kita kenangkan sifat-sifat Bung Karno yang menyayangi rakyat Indonesia, itu adalah suatu sikap yang selalu dipertunjukkannya dalam hidupnya. Bung Karno telah banyak meninggalkan dan menurunkan sifat-sifat baik kepada bangsa Indonesia. Kesemuanya menunjukkan, bahwa ia adalah seorang besar Indonesia yang sukar mendapatkan tandingannya, khusus dalam waktu sekarang ini.
                        Jika ada kesalahan-kesalahannya, jika dalam peruangan yang menurut perhitungan, ia salah dan tidak dapat dibenarkan, maka itu termasuk resiko pejuang yang tidak mau diam dalam memberikan tuntunan kepada bangsa dan negerinya.
                        Dikemudian hari kita masih akan memikirkan dan mendiskusikan apa-apa peninggalannya yang dapat kita manfaatkan sebagai bangsa. Dan bangsa Indonesia yang besar, jika ditinggalkan oleh seorang besarnya, tentulah tidak akan berdiam diri saja, tetapi akan meneruskan cita-citanya yang betul-betul dapat membawa bangsa kearah kemajuannya. Sedang bagian-bagian dari ajaran-ajaran yang tidak dapat diterima, secara sportif harus dapat pula kita sisihkan.
                        Seperti juga pada setiap orang besar kita, menyolok sekali bagi perasaan Bung Karno semasa hidupnya, untuk mengingini negaranya menjadi kuat dan besar. Sahamnya yang sangat besar kearah itulah yang tidak pantas kita tiadakan!

20.6.    Harian Sinar Harapan

SEORANG PEJOANG BESAR PERGI

                        Dr. Ir. Soekarno, seorang pejoang besar telah wafat.

                        Sejak dari masa mudanya sewaktu masih mahasiswa ia terjun kedalam gerakan kemerdekaan nasional memelopori perjoangan itu yang memuncak pada tanggal 17 Agustus 1945, dimana ia tampil bersama Dr. Hatta sebagai Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia.
                        Ir. Soekarno, pemimpin Republik selaku Presiden yang pertama selama 22 tahun. Selama ia berkuasa, banyak peristiwa-peristiwa bersejarah, diantaranya terwujudnya cita-citanya mempersatukan Republik Indonesia yang bebas merdeka dari Sabang sampai Merauke. Dalam masa waktu itu satu generasi telah menjadi dewasa dalam alam Indonesia merdeka.
                        Sebagai pemimpin pergerakan pembebasan nasional dan sebagai kepala negara ia tidak bebas- seperti halnya setiap manusia  dari kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan. Namun itu tidak mengurangi sedikitpun penghargaan dan penghormatan kita kepada Soekarno sebagai seorang pejoang besar dan sebagai seorang tokoh proklamasi kemerdekaan. Karenanya, sekalipun peranannya pada tahun-tahun terakhir, pemerintahannya menimbulkan banyak tanda tanya yang hingga kini belum terjawab, adalah wajar dan patut bahwa rakyat Indonesia berkabung dan bahwa kepadanya diberikan penghormatan terakhir dengan upacara pemakaman kenegaraan.
                        Bung Karno kini akan dikebumikan di Blitar, di Jawa Timur dari mana ia berasal. Ia pernah meminta agar di batu nisannya hanya dicantumkan kata-kata sederhana “Disini beristirahat Bung Karno penyambung lidah rakyat Indonesia”.
                        Kepada generasi muda ia telah mewariskan api semangat patriotisme yang kiranya akan hidup terus. Cita-cita Indonesia Merdeka yang berazaskan Pancasila menjadi kenyataan yang hidup.
                        Seorang pejoang telah berpulang.



sumber : Buku "Tragedi BUNG KARNO"