Kamis, 14 Juli 2016
Sabtu, 14 Maret 2015
Selasa, 22 Juli 2014
Kamis, 10 April 2014
Survivor of Bipolar Disorder Story
Sebelumnya ini sudah pernah aku tweet di account Twitter @bipolarcenterID pada 30 Maret 2014. Ini adalah cerita mengenai salah satu #survivor kami di group +BipolarSupport CenterID . Sehubungan dari privacy daripada survivor tersebut, maka nama akan dirahasiakan. Kurang lebih beginilah cerita mengenai salah satu survivor yang telah berhasil mendapatkan "Silver Lining"nya. Inilah cerita yang kudapatkan darinya tentang kehidupannya yang sudah didiagnosa sebagai penderita Bipolar Disorder sejak 9 tahun yang lalu.
" Sejak kecil, aku tinggal dengan kakek dan nenek dari pihak ibuku, mama, papa dan adik perempuanku. Karena papa dan mama bekerja, aku dan adikku sering banget sama-sama kakek dan nenek. Kakek dan nenek aku termasuk pasangan yang abusive. Saling pukul, tampar, lempar, tendang. Bahkan itu dilakukan didepan aku. Sejak saat itu aku trauma sekali. Sampai setiap mendengar bentakan atau melihat papa dan mama bertengkar, aku menangis histeris.
Trauma masa kecilku ini membuatku menjadi orang yang defensive dalam menjalani hubungan. Baik hubungan pertemanan ataupun asmara. Setiap kali aku ada masalah dengan orangtua,teman ataupun pacar, aku relapse. Aku menyakiti diri sendiri dengan menyilet, menangis-nangis, tidak keluar kamar, tidak makan dan minum selama berhari-hari. Bahkan terkadang aku menggunakan "cara kotor" untuk menghindari perselisihan, agar aku tidak relapse. Mulai dari having sex, mengeluarkan uang banyak untuk mentraktir dan membelikan barang-barang mahal untuk teman-temanku, menuruti orangtua walaupun bertentangan dengan hati dan logikaku. Semua hanya demi mereka melihat aku dan suka sama aku. Aku takut dibenci. Aku takut kehilangan kasih sayang. Aku haus perhatian.
Yang paling parah adalah saat aku putus dengan pacarku 2 bulan yang lalu. Aku merasa dia membenciku. Aku merasa dia menyalahkan keadaanku sebagai penderita Bipolar Disorder. Aku menyilet tanganku, aku collapse, dan masuk Rumah Sakit. Depresi selama satu bulan setengah. Skripsi kacau. Papa dan adikku pun menangis karena tahu aku begitu.
Sampai akhirnya bulan Februari kemarin menjadi "turning point" aku. Banyak teman-teman yang menyemangatiku. Dan sahabat-sahabatku berkata kepadaku "Jangan kamu sakiti diri kamu sendiri karena orang yang tidak menyayangimu. Ketika kamu tulus, ikhlas dan tidak selalu berusaha membuat orang lain senang, kamu akan lebih bahagia daripada ini. You could do even better than this. You're such a nice loving girl, banyak kelebihan di dirimu. Jangan jadikan Bipolar penghalangmu untuk berhubungan dengan orang lain".
Setelah itu, setelah kejadian diluar logika, dan aku tahu bahwa Tuhan membenci itu, mood dan emosiku mulai stabil sampai sekarang. Sekarang aku mengalihkan pikiranku dengan melakukan kegiatan yang kusukai seperti memasak, bernyanyi, menggambar, berolahraga, dan selalu berpikir positif. Aku bahkan selalu memberi reward untuk diriku sendiri setiap kali aku berhasil mengontrol emosiku. Entah itu dengan bercermin dan memuji diriku sendiri ataupun dengan makan makanan kesukaanku. Dan sekarang aku tidak memaksakan diriku untuk selalu disenangi oleh orang lain. Karena aku berpikir, menyakiti dan disakiti oleh pasangan ataupun teman, sudah menjadi hukum alam. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyayangi diri kita sendiri dulu, maka orang lain akan menyayangi kita.
Sekarang, ketika aku bertemu dengan orang-orang yang pernah menyakitiku, bahkan mantanku, aku bisa tersenyum dengan tulus. Sampai mantanku kaget bagaimana aku bisa se-positif ini. Dan sekarang banyak cowok yang mengutarakan rasa suka dan simpatinya ke aku. Effortless, dengan aku menunjukkan kepercayaan diri tanpa berpura-pura bahagia dan memaksakan senyumanku, banyak yang mendekatiku. Bahkan sekarang aku punya banyak teman.
Sekarang aku clean tanpa obat dan I'm proud of myself. Saranku, jangan terlalu mencintai orang lain melebihi cinta kita kepada Tuhan, Orangtua dan guru kita. Apa yang kita puja belum tentu sebaik yang kita pikir kan? Trick self-reward aku dapatkan dari salah satu sahabatku. Setiap kali dia merasa bosan, dia membeli ice cream. Dan aku menirunya. Setiap kali aku merasa bosan, aku ke gym, setelah itu aku makan sayur kesukaanku. Kalau aku sedang dalam fase manic, aku tidak bisa diam. Pasti aku alihkan dengan mengerjakan skripsi atau membuat review band/lagu/album kesukaanku.
Dan dengan keadaan seperti ini, aku berharap mamaku yang juga penderita Bipolar Disorder bisa menjadi lebih positif dan tabah dalam menghadapi masalahnya. Karena beliau sama sepertiku. Skeptis dengan hubungan sosial. Bahkan sering meminta diceraikan oleh papa. Tapi aku berkata kepadanya : "Kami sekeluarga sayang mama, walaupun mama melakukan kesalahan yang membuat kami harus berjuang sekeras ini".
Endingnya, aku sekarang bisa mengontrol mood-ku karena kekuatan dari diriku dan dengan dibantu oleh orang-orang yang menyayangiku. Sekarang aku juga tidak mau terlalu memikirkan apa kata orang. Aku memperbanyak melakukan kegiatan yang aku sukai dan berteman dengan orang-orang yang supportif dan positif."
Itulah kurang lebih kisah manis dari salah satu #SurvivorBipolarDisorder di group kami. Bagi aku sendiri sebagai admin yang mengawasi anggota-anggota group kami dan menampung keluh kesah mereka, bagiku ia menunjukan progress yang sangat baik terlebih di usianya yang bisa dikatakan masih muda, cara berpikirnya cukup dewasa. Saat baru bergabung dengan group kami, sangat terlihat betapa rapuhnya. Tapi kini, dia menjadi salah satu yang berhasil memberi motivasi kepada kami.
Semoga saja kisah dari salah satu #Survivor ini dapat menjadi inspirasi bagi para #Survivor lainnya diluar sana.
Terima kasih telah membaca cerita ini.
Let's #BreakTheStigma, Keep #FightingDepression , be positive and remember, you're never alone, Survivor. :)
Minggu, 06 April 2014
Selasa, 25 Februari 2014
International Survivor of Suicide Day - Jakarta
International Survivor of Suicide Day adalah acara yang diperingati setiap Sabtu sebelum Thanksgiving yang diselenggarakan oleh American Foundation of Suicide Prevention. "Survivor of Suicide" adalah orang-orang yang kehilangan orang terdekatnya atau kerabatnya akibat tindakan bunuh diri.
Acara International Survivor of Suicide Day ini diperingati untuk mengenang para korban bunuh diri dan juga dijadikan kesempatan untuk memberikan support antara sesama survivor dan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan akan isu bunuh diri.
Pada tanggal 23 - 24 November yang lalu, atas kerjasama @IntoTheLightID , @BipolarCenterID dan dengan didukung oleh American Foundation of Suicide Prevention dan Aethra Learning Center , maka diadakanlah acara International Survivor of Suicide Prevention di Jakarta. Event ini terbagi menjadi 2 hari.
Tanggal 23 November 2013, Kami mengadakan acara ini di Kantor Sekretariat Pamflet, Teras Kita, Kemang. Acara ini diisi dengan Pemutaran Film "The Perks of Being a Wallflower" dan dilanjutkan dengan Diskusi Panel bersama founder dari Aethra Learning Center yaitu, William S. Budiman yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Dan pada 24 November, Kami berjalan pagi bersama sambil memperkenalkan dan mengajak orang-orang yang sedang berolahraga pagi di Car Free Day, di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia, untuk lebih mengenal dan lebih peduli akan Isu Bunuh Diri.
Berikut adalah photo-photo saat event ISOSD berlangsung :
Day 1 - Kantor Sekretariat Pamflet, Teras Kita, Kemang
Day 1 - Kantor Sekretariat Pamflet, Teras Kita, Kemang
Perkenalan Diri
| Ben (IntoTheLightID) dan Jessica Farolan (Aethra Learning Center dan Komika) |
| Nonton Bareng "The Perks of Being a Wallflower" |
Diskusi Panel Bersama William S. Budiman (Founder of Aethra Learning Center)
| Team ISOSD (Into The Light & Bipolar Center), Peserta, William S Budiman dan Jessica Farolan (Aethra Learning Center) |
![]() |
| Gladhys & Bella (Bipolar Center Indonesia), William S Budiman & Jessica Farolan (Aethra Learning Center) |
Day 2 - Car Free Day, Bundaran HI dan sekitarnya
- Mereka yang Peduli & Para Team ISOSD 2013 -
- Kampanye Team ISOSD -
| Tetap semangat mengkampanyekan tentang kepedulian akan isu bunuh diri walaupun matahari mulai menyengat :D |
| Beristirahat dan diskusi sejenak setelah jalan cukup jauh dari ujung ke ujung :) |
Kurang lebih inilah tulisanku mengenai acara ISOSD. Tahun ini pun acara ini akan kembali diadakan. Semoga saja semakin banyak yang peduli akan isu bunuh diri yang sering terjadi. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung Into The Light Indonesia dan Bipolar Center Indonesia dalam event ini. Tetap semangat dan cegah bunuh diri.
nb : dear @intothelightID & @bipolarcenterID, mohon maaf atas keterlambatannya ya.. hehehe..
Senin, 23 Desember 2013
Rangkaian Acara #MenTertawakanIndonesia Part 1 - Stand Up Comedy Special
Sekarang udah nyaris dua bulan
berlalu sejak gw ikutin rangkaian acara “MenTertawakanIndonesia” yang diadakan oleh Aethra Learning Center yang terdiri dari 2 acara, yaitu
1 1. Stand Up Comedy Special
#MenTertawakanIndonesia, dan
2 2. Seminar
SmileFor The Future
Beruntungnya gw yang bisa
mendapatkan kesempatan gratis untuk dapat menghadiri kedua acara tersebut.
Mungkin ada pertanyaan, “Kenapa baru posting ini setelah dua bulan?”
Jawabannya adalah : Karena gw mau
benar2 memastikan apakah efek yang gw dapatkan dari kedua rangkaian acara
tersebut. Setelah gw yakin mendapatkan dampak yang sangat positif dan
berlangsung untuk jangka waktu yang cukup panjang, maka akhirnya gw memposting mengenai rangkaian acara ini.
Rangkaian acara “MenTertawakan
Indonesia” ini adalah sebuah acara berkonsep edutaintment terbesar dan pertama dalam bidang kesehatan psikologis
di Indonesia yang pernah diadakan sejauh ini. Acara ini sendiri untuk
memperingati Hari Kesehatan Mental Dunia
yang jatuh pada tanggal 10 Oktober. Kegiatan ini mengedukasi masyarakat akan pentingnya
kesehatan psikologis melalui sebuah hiburan yang dapat dinikmati oleh
masyarakat.
Acara yang pertama gw hadiri, ga
lain dan ga bukan adalah Stand Up Comedy
Special #MenTertawakanIndonesia, yang gw hadiri bareng teman2 dari @BipolarCenterID
dan @IntoTheLightID
. Kita semua mendapatkan undangan untuk menghadiri acara ini di Graha Bhakti
Budaya, Taman Ismail Marzuki pada tanggal 09 Oktober 2013. Kalian sama sekali
ga salah baca. Namanya “MenTERTAWAKAN
Indonesia” bukan “Menertawakan
Indonesia”. Jadi beda arti ya. Hehehehehe.
Acara ini diisi oleh komika2 papan atas yaitu, Pandji Pragiwaksono, Ernest Prakasa, RyanAdriandhy dan Sam D. Putra. Acara dimulai dari jam 19.00. Saat ngantri mau masuk ke tempatnya aja itu
udah keliatan jelas rame banget dan pasti full.
Beruntung banget bisa dapet tiket gratis buat nonton ini. Hehehehehehe.
Malam itu acara dibuka oleh Ryan Adriandhy dengan ciri khasnya yang
memperhatikan detail2 kecil yang jarang
diperhatikan oleh orang. Ryan Adriandhy sendiri dikenal sukses dengan stand up comedy dan Malam Minggu Miko.
Juara 1 Stand Up Comedy Season 1
Kompas TV ini baru aja menyelesaikan tour
stand up comedy-nya yang berjudul “Take
A Closer Look”.
“What makes me Happy”
Ryan Adriandhy : “Sejauh ini gw merasa bahagia kalo gw punya keinginan, abis
itu gw bisa membuktikannya dengan kerja keras gw sendiri dan hasil kerja keras
gw itu bisa gw bagi bareng orang lain dan orang juga bisa merasakan kebahagiaan
itu. Simpelnya kaya kalo Stand Up’lah.
Dengan membuat orang bisa tertawa dan terhibur juga kebahagiaan buat gw”.
Yang paling gw inget dari Ryan
adalah diawal dia berjalan keliling panggung dan dia nentuin ‘titik tawa’. Saat dia udah nentuin, dia nandain dan
dia jalan ngejauh. Saat dia stop, audience diam. Lalu dia balik lagi ke titik tawanya dan orang pada
ketawa, termasuk gw pastinya. Hahahahahaha. Dia cerita soal pengamen di Jakarta
Selatan yang dalam waktu 2 jam bisa mendapatkan penghasilan sampai 2 juta. Lalu,
dia bilang bahwa dia jadi dapat metode
untuk mendapatkan 2 juta dalam waktu 2 menit yaitu dengan ngerampok pengamennya. J
Salah satu hal yang ngebuat gw ketawa adalah saat dia ngebahas masalah kastanyet. Alat musik yang bentuknya
kaya kerang dan bunyinya “Toook”. Hahahahahahahaha tentang pemain kastanyet
dalam sebuah orkestra emang berhasil banget ngocok perut gw. Juga metodenya supaya ga ditodong. Metodenya
adalah dengan cara bawa Roti, Keju dan Mentega dari rumah. Jadi, kalo ada yang nodong pake pisau, tinggal bilang “
Stop.. gw punya roti, keju dan mentega.. dan lw ada pisaunya, gimana kalo kita
makan aja.. Terbukti kan, untuk makan ga perlu jadi penjahat”. Sumpah ya...itu
ide paling gokil yang pernah gw
denger. Hhahahahahaha.
Bagi gw paling berkesan dari Ryan
adalah saat dia bilang “Siapa yang ga setuju sama tawuran, tepuk
tangan. Jaman udah modern. Jamannya fb, twitter, path, social media lain.
Sekarang jamannya ngumpulin temen, bukan nyari musuh. Bener ga? Kalo lw masih
ikut tawuran, udah pasti lw manusia purba. Karena hanya manusia purba yang
menyelesaikan masalah dengan batu”.
Setelah Ryan Adriandhy, giliran Mr. Illucinati, Ernest Prakasa yang tampil. Ernest adalah komika Indonesia pertama
yang mengadakan tour Stand Up Comedy.
Walaupun tanpa sponsor di 5 kota pertama membuat amsyong, Ernest berhasil menciptakan sejarah di dunia Stand Up Comedy Indonesia. Satu hal yang
sangat mencerminkan Ernest Prakasa : Cina.
Selain karena matanya, Ernest konsisten dalam membawakan materi tentang Cina.
Ernest membuat kita ‘melek’ terhadap salah satu budaya yang sering kali
dianggap minoritas di Indonesia
dengan cara yang paling bersahabat : Tertawa.
“What makes me Happy”
Ernest Prakasa : “Making people laugh,
being around my family barengan sama anak istri gw, itu aja”.
Saat muncul dipanggung, kalimat
pertama yang diucapkan Ernest adalah :
“Yang dateng banyak yang Cina
yaaaaa..”
Sontak gw langsung ngakak
dengernya. Hal pertama yang dibahas sama Ernest adalah tentang keluarnya Nisa
dari Cherrybelle. Dia juga ngebahas tentang “CheerleaderEffect” yang simplenya adalah diantara sekumpulan cewe2 cantik pasti ada 1
yang jelek, tapi ga keliatan karena mereka sama2 jadi keliatan cantik semua.
Hahahahahahaha. Bener sih kalo dipikir2. Dia sempat juga ngebahas tentang
kebahagiaan..
“Apa yang membuat kita bahagia?
Hidup itu terlalu singkat untuk membiarkan orang lain menentukan apa yang
membuat kita bahagia. Awalnya gw udah yakin sama pernyataan ini.. nih oke nih..
Tapi setelah gw renungkan, ada sisi lain dari pernyataan ini yang gw sadari
belakangan. Kalo kita maunya orang lain itu ga mengganggu kebahagiaan kita,
berarti harusnya berlaku “Vice Versa”, ya ga sih? Kita juga harus ngerti
kebahagiaan orang lain walaupun itu ga menarik buat kita. Tapi masalahnya adalah
walau orang lain bahagia, kita ga terganggu, tapi kita nyinyir. Ya ga sih? Dan
kebiasaan nyinyir itu begitu sulitnya untuk dihilangkan karena kita udah sangat
terlatih, teman2. Di Fb nyinyir, di twitter nyinyir, di path nyinyir. Berarti
skillnya udah terlalu jago. Jadi, kalo ga dipake kan sayang. Jadi kita nyinyir,
nyinyir, dan nyinyir”.
Serius itu beneeeer banget.
Hahahahahahahahaha. Bagi gw bagian itu salah satu bagian yang paling berkesan
dari seorang Ernest Prakasa yang gw tonton
malem itu. Dan di bagian lain, yang juga berkesan bagi gw adalah saat dia
ngebahas masalah saat dia baru married
dan dia menunda punya anak. Bagi gw ada pelajaran tersendiri disini
untuk orang2 yang belum siap punya anak tapi udah melakukan free sex tanpa pengaman. Dia cerita :
“Waktu gw baru married, gw nunda punya anak. Bukan karena apa, bukan
karena gw ga mensyukuri berkat Tuhan, tapi karena gw belum siap mental. Karena
buat gw punya anak itu mengerikan. Ada kehidupan yang dipercayakan buat lw,
tapi lw ga tau harus apa. Kan anak itu ga ada guidance’nya, ga ada buku
petunjuknya”.
Itu serius kocaaaaaaak apalagi
pas dia bilang “Kalo rusak gimana? Dan
yang paling penting secondnya berapa?” Hahahahaahhaahhahaha.
Setelah break sekitar 15 menit,
acara dilanjutkan dengan penampilan dari SamD. Putra atau yang lebih dikenal dengan Sammy Not A Slim Boy.
Sammy adalah salah satu komika yang
memiliki keprihatinan terhadap Indonesia. Sesuai judul show dan tour kampus yang
telah dilakukannya, Sammy mengkritisi
Indonesia dengan sudut pandang yang tidak mengenal batasan melalui materi Stand Up Comedy-nya. Melalui tawa, Sammy
mengajak kita untuk melihat banyak hal menarik yang mungkin tidak pernah
terpikirkan sebelumnya.
“What makes me Happy”
Sammy Not a Slimboy : “Banyak hal
yang membuat gw happy. Kalo bagi gw,
hal yang lucu”.
Sammy mengawali stand up’nya
dengan hal berbau sedikit porno namun tetap mengarah ke gaya pemerintahan.
Contohnya saat dia menceritakan mengenai “anunya”
para pria yang dapat tetap “berdiri” saat melihat perempuan sexy. Lalu dia juga bilang :
“Dan Para cowo yang sering
menamai anunya dengan Jackie atau Joni.. GANTI! Ganti dengan tokoh2
pemberontak!”.
Sontak semua di dalam GBB, TIM ngakak
kaya apaan tau.
“Bikini itu ga ada bagus2nya.
Bikini itu menunjukan hampir semua lekuk tubuh wanita yang menggoda. Tapi
bagian2 vital malah disembunyikan. Yang penting2 malah disembunyikan. Siapa tau
semuanya mulus ternyata yang disitunya yang busuk”.
Sumpah denger itu ngakak gw ga
berhenti2. Kacaaaaaaau. Tapi ada sisi lain dibalik omongannya itu. Gw melihat
sisi lainnya. Ya segala sesuatu yang terlihat mulus bukan berarti ga ada
sesuatu yang tersembunyi yang mungkin aja busuk kan. :D
Yang berkesan buat gw adalah saat
dia bilang “Kita selalu menghargai sesuatu yang dari barat. Cintailah produk2 Indonesia. Tapi,
perbaikin dulu dong mutu produknya. Cintailah film2 Indonesia, tapi filmnya
jangan pocong semua”. Itu gw setujuuuuu banget. Karena gw ga terlalu
suka film Indonesia horor pastinya. Hahahahahahahaha.
Penampilan terakhir adalah dari Komika multi-talenta. Siapa lagi kalo
bukan Pandji Pragiwaksono. Stand
Up Comedian, Penyiar radio, host/mc,
penulis buku dan rapper. Dari sekian
banyak profesi dan karya, satu hal yang pasti langsung diasosiasikan dengan
nama Pandji : INDONESIA. Pandji menjadi salah satu dari sedikit orang yang
mampu memandang Indonesia secara
positif ; Bahwa Indonesia
tidak boleh diremehkan. Melalui stand
up comedy, Pandji mengajak masyarakat Indonesia untuk melihat banyak hal
positif dari Indonesia. Kali ini, melalui Stand
Up Comedy juga, Pandji ingin mengajak kita semua menjadi masyarakat Indonesia yang lebih sehat psikologis
melalui tawa.
“What makes me Happy”
Pandji Pragiwaksono : “Gw itu bahagia sama hal2 sederhana seperti tidur sama
anak istri, bangun masih ada mereka. Terus makan nasi pake telor ceplok pake
kecap. Terus banyaklah.. Sengaja biar lebih mudah bahagia”.
Awal nongolnya aja udah ngebuat gw ketawa ngakak karena dia muncul dalam keadaan tiduran di lantai. Dan dia
mengeluhkan kalo semua komika yang
lain boleh berdiri sementara dia disuruh tiduran. Hahahahahahahaha.
Dia beberapa kali cerita soal
anaknya – Dipo. Dia cerita mengenai dia yang dipanggil ke sekolah sama wali
kelasnya, sementara anaknya baru kelas 1 sd. Katanya wali kelasnya si Dipo
bermasalah. Masalahnya adalah anaknya buka baju saat pelajaran agama.
Hahahahahahahahahaha.
Tapi kalo tentang anaknya si Dipo
itu, mungkin yang paling kocak adalah cerita saat Pandji jagain anak2nya yang
lagi berenang dan dia bilang bahwa 10% dari anak2 yang berenang di kolam renang
umum pasti ada yang pipis. Hahahahahahaha. Itu bener banget.
“Dalam proses menuju kebahagiaan,
kadang2 suka ada sebelnya. Dan ngomong2 soal kebahagiaan kita, coba bahas dulu
kalo sebenernya Indonesia adalah menurut Happiness Index salah satu negara
paling bahagia di dunia.. Padahal kan sebenernya kan agak ga masuk akal ya, kok
bisa ya Indonesia salah satu negara paling bahagia di dunia menurut Happiness
Index sebuah LSM dari luar negeri. Sementara di Indonesia ada kemiskinan, ada
korupsi. Gw curiga ya ini karena orang yang survei dari LSM’nya itu bule. Lw
taukan betapa orang Indonesia kalo ketemu bule suka happy yang berlebihan”.
Menurut gw itu berkesan banget
dan membuat gw bertanya-tanya tentang Happiness
Index pastinya. Hahahahahahahhahaha. Tapi emang ya.. Pandji itu paling
jagonya emang kalo udah masalah ekspresi. Ekspresinya itu berhasil terus2an
bikin gw ngakak. Apalagi pas dia ngikutin gayanya Minions. Kocak abis sumpaaaaah. Hahahahahahahaha.
Malam itu acara selesai kurang
lebih jam 22.00 – 22.30’lah. Dan gw bener2 ngerasa terhibur sampe gw ga bisa
mikirin yang masalah2 yang sebenernya lagi mengganggu gw beberapa hari belakangan.
Thank you banget untuk Aethra Learning
Center untuk acaranya yang keren dan juga tiket gratisnya. :D
Bersambung bagian 2 ( Seminar Smile For The Future )
Referensi video Stand Up Comedy from Youtube
komika :









.png)








