Ini bukan pertama kalinya di hidup gw, gw direndahkan, dihina dan dihujat hanya karena gw orang Ambon. Jujur, kebencian gw lama" meradang kepada orang" yang menyebut diri mereka keturunan "Keraton". Mohon maaf sebelumnya untuk para orang Keraton. Memang tidak semua orang keraton seperti itu. Akan tetapi, beberapa kali dalam hidup gw, itulah keraton yg gw kenal.
Gw sakit hati banget dengan semua perlakuan mereka ke gw hanya dikarenakan gw berasal dari Ambon. Negatif thinking, stigma, hinaan, cacian dilontarkan utk gw karena gw orang Ambon. Sebegitu tingginya kah mereka merasa diri mereka sehingga bisa dan boleh merendahkan suku gw?
Gw lelah dengan hinaan yg dilontarkan kepada gw. Apakah dosa jika gw adalah orang Ambon? Apakah gw harus menyalahkan Tuhan? Apakah karena keturunan "darah biru" lalu mereka merasa pantas merendahkan orang dari suku lain???? Apakah karena keturunan "darah biru" mereka pantas seenaknya menyakiti hati orang lain dan membuat orang lain tersiksa karena hinaan mereka????
Karena gw orang Ambon, sebelum mengenal gw, gw di judge habis"an.
"Orang Ambon hitam, kasar, suka black magic. Pendidikannya ga jelas. Keluarganya ga jelas. Apalagi dia mualaf, nanti bisa bawa ke ajaran sesat", dll. Semua hanya berdasarkan pada gw dari suku Ambon?!
Bukankah orang Keraton itu harusnya berpendidikan dan tutur katanya santun? Bukankah Keraton itu harusnya menghargai perbedaan? Menghargai orang lain?
Untuk apa shalat 5 waktu bahkan 7 waktu, tetapi isi pikirannya terhadap orang lain busuk?! Untuk apa rajin shalat jika terus menyakiti hati orang lain tanpa mempedulikan bagaimana tersiksanya hati orang tersebut karena hinaannya? Untuk apa membuat diri seakan sangat sempurna dengan cara menjatuhkan orang lain? Untuk apa membaca al-Quran tapi hatinya busuk dan hanya menilai orang berdasarkan sukunya?!
Gw selama ini cukup lelah menjadi orang yang terhina karena gw berasal dari Ambon. Gw mualaf!!! Gw harusnya dibimbing, bukan dihina! Gw punya penyakit mental tapi bukan berarti gw ga punya otak dan ga punya perasaan yg bisa seenaknya kalian injak"! Gw bukan manusia sempurna yg luput dari kesalahan.
Pendidikan gw ga selesai. Gw kuliah hanya sampai semester 7 jurusan IT karena masalah financial keluarga gw. Tapi bukan berarti gw bodoh! Gw memang pada akhirnya tidak menguasai IT, tapi bukan berarti gw ga bisa apa"!
Keluarga gw bukan keluarga sempurna yg luput dari masalah. Banyak konflik dalam keluarga gw. Banyak konflik sepanjang hidup gw dari dalam keluarga. Bahkan karena satu dan lain hal gw nyaris bunuh diri karena salah satu konflik yg terjadi di keluarga gw. Tapi, bukan berarti keturunan gw ga jelas!
Gw ga suka black magic sebagaimana stigma yg ditanamkan mengenai orang Ambon selama ini! Gw anti magic baik itu white magic ataupun black magic! Gw ga suka dengan semua itu! Karena stigma itu, gw dibilang melet anak orang!! Kalo gw bisa melet pun, gw ga akan melet anak orang biasa! Gw akan melet orang yg tajir 7 turunan dan ga akan bikin gw sengsara!
Gw ga akan mungkin kasar sama orang kalo gw ga dipancing untuk jadi kasar. Sekali lagi, gw emang punya mental illness tp bukan berarti gw gila! Marah tanpa alasan dan sebagainya. Dan gw rasa itu semua bukan dikarenakan gw orang Ambon! Tapi karena situasi yg ada.
Gw kehilangan hak gw sebagai manusia karena gw berasal dari Ambon. Adilkah ini semua untuk gw jalani? Adilkah ini semua untuk gw? Pantaskah gw dihina hanya karena gw keturunan Ambon?
1 komentar:
beberapa orang pelakunya, semua ikut menuai badai, akan tetapi fakta di lapangan sebenarnya iiri yang terbakar atau kanan yang terbakar keduanya tidak baik juga. kalau hal seperti ini mengambang cuma ada kesimpulan timbul atau tenggelam.
Posting Komentar